Sharing Knowledge and Information

  • Beranda
  • Pendidikan
  • Musik
  • Iptek
  • Ilmu Perpustakaan
SELAMAT DATANG DI BLOG KAMI DAN DAPATKAN ILMU PENGETAHUAN MENGENAI ILMU PERPUSTAKAAN DAN IPTEK
Home » pendidikan » perpustakaan » Be Creative With Organization

Be Creative With Organization



Pada post kali ini, saya ingin membagi sedikit cerita terkait Organisasi dan Komunitas. Semoga bisa menjadi suatu inspiring insight untuk kita semua !


Manusia hidup pada hakikatnya sebagai homo socius atau makhluk sosial. Hal ini dikarenakan manusia tinggal di dalam suatu organisasi, komunitas atau lingkungan bersama dengan manusia-manusia lainnya, sehingga interaksi satu sama lain tidak mungkin dihindari. Untuk mencapai suatu tujuan, baik kepentingan individual maupun komunal, kerjasama sangat dibutuhkan. Prinsip tersebut berlaku untuk komunitas dalam berbagai ukuran dan bentuk, mulai dari keluarga hingga suatu negara bahkan organisasi multinasional. Demi terwujudnya suatu kerjasama antar satu individu dengan individu yang lain, agar terbentuk suatu pergerakan komunal, diperlukan adanya sense of togetherness atau rasa kebersamaan dalam komunitas tersebut.

Mungkin ada di antara kita selama ini mengartikan sama pengertian dari dua subjek  judul di atas (organisasi vs komunitas) ? Jangan khawatir kita sama sob, tapi kita coba sama-sama pahami sedikit demi sedikit saja ya... hehe....
Jadi, kalau komunitas itu agak beda sama organisasi. Menurut penjelasan yang saya dapatkan dari dosen dan senior-senior yang disertai referensinya, saya menyimpulkan bahwa organisasi itu merupakan sekumpulan orang atau badan yang mempunyai tujuan yang sama, dimana pandangan dari organisasi tersebut terbagi menjadi dua; sebagai tempat dimana kegiatan manajemen dijalankan dan sebagai proses untuk memperhatikan interaksi atau kerjasama antar orang-orang yang menjadi anggota. Kalau dilihat dari pengertiannya, kayaknya pemahamannya sih gak jauh beda sama fungsi komunitas kan ya ? Komunitas juga dibentuk kan karena memiliki tujuan yang sama, ketertarikan yang sama, hobi yang sama dan banyak lagi. Dalam pelaksanaannya pun juga gak jauh beda, komunitas juga bisa digunakan sebagai wadah interaksi dan manajemen.
Ternyata, setelah saya tanya-tanya lagi ke salah seorang dosen saya dan beberapa senior saya, sebenernya memang fungsi dan tujuan dari organisasi dan komunitas itu hampir sama, yang membedakan adalah dari sistem keterikatan dan tanggung jawabnya. Kalau organisasi dibentuk lebih formal, memiliki kedudukan atau jabatan dan biasanya harus melakukan beberapa seleksi atau tes yang cukup spesifik untuk memilih anggotanya semisal Organisasi Perpustakaan, Organisasi Peneliti dan lainnya. Nah, kalau komunitas kan sifatnya lebih informal, siapa aja boleh gabung yang penting tahu aturan-aturan yang berlaku. Dan biasanya kalau komunitas itu dibentuk karena suatu hobi atau ketertarikan akan suatu hal dengan jumlah anggotanya yang gak ada batasannya (malah biasanya semakin banyak anggotanya berarti menggambarkan kalau komunitas itu berhasil), sedangkan kalau organisasi itu, kayaknya saya belum pernah denger sih kalau organisasi dibentuk karena suatu hobi, tapi yang jelas jumlah anggotanya terbatas dan harus memiliki tingkat kecerdasan dan jiwa kepemimpinan yang tinggi berdasarkan kriteria yang telah ditentukan. Walaupun sebenarnya, di dalam komunitas bisa aja dibentuk sebuah organisasi kecil untuk mengondisikan urusan-urusan komunitas itu. Ya, kalau komunitas gak punya ketua gimana mau kondusif ? Kalau pendiri komunitasnya misalnya udah meninggal, masa gak ada penerusnya untuk ‘memimpin’ komunitas itu ? Juga sekretaris dan bendahara, pasti komunitas juga butuh uang simpenan sama orang yang bisa nulis atau yang suka nyatet-nyatet masukan dari anggotanya, kan? Ya kali aja suatu saat komunitasnya mau ngadain acara gitu? Kopdar bareng, bikin seminar dan yang lainnya.
Terlepas dari itu, baik organisasi maupun komunitas, dua-duanya punya manfaat yang sama bagusnya kok. Kita diajarkan berbagai macam hal, di antaranya melatih diri kita untuk menjadi seorang leader, berani bicara dan mengutarakan pendapat, punya teman dan relasi yang banyak, bertukar informasi dan pengalaman, ketemu sama orang-orang yang punya jam terbang yang keren di bidangnya, pokoknya semuanya positif ! Asal, jangan ikut-ikutan kelompok yang bergelut sama miras sama narkoba aja.
Komunitas terbentuk dari kumpulan orang dengan berbagai latar belakang sampai saat ini sangat banyak dan beragam coraknya, hehe... Beberapa contoh komunitas yang saya ikuti antaranya ( diabsen satu-satu ya sob ).

1.                  Ikatan Keluarga Pelajar dan Mahasiswa Lombok Timur. 

Komunitas ini merupakan komunitas yang beranggotakan para pelajar dan mahasiswa perantau asal daerah Lombok Timur tanpa dispesifikkan daerah Lombok Timur bagian mana, yang penting anak Lombok Timur, hehe.... Dalam komunitas ini, berbagai macam kegiatan dilakukan berkaitan dengan pendidikan seperti bedah buku atau bedah skripsi/tesis, kegiatan sosial budaya seperti Sasak Day dan sarasehan nasional bersama para penyandang difabel, dll. Biasanya kita saling berbagi informasi mengenai isue-isue terbaru dunia pendidikan, sosial budaya dan berbagi  solusi apabila ada masalah untuk diselesaikan secara bersama. Dalam sebuah komunitas itu juga ada rule atau aturan yang dibuat oleh tetuah komunitas dari komunitas tersebut.

2.                  Komunitas SMANSASEL in Jogja.


Komunitas ini berisikan para alumni SMAN 1 Selong (SMANSASEL) dari semua angkatan yang masih merantau atau berdomisili di Jogja. Sama halnya dengan komunitas IKPM Lombok Timur, dalam komunitas ini berbagai macam kegiatan dilakukan, namun yang membedakannya ialah Komunitas SMANSASEL in Jogja ini lebih fokus pada pembahasan SDM yang berasal dari alumni sekolah tersebut. Kegiatan biasa yang dilakukan ialah diskusi mengenai pentingnya pendayagunaan SDM untuk kemajuan alamamater tersebut, konsultasi kepenulisan karya-karya ilmiah seperti artikel, skripsi, dll.

3.                   ALUS Asosiasi Mahasiswa Ilmu Perpustakaan

Komunitas yang satu ini merupakan komunitas untuk mencari pengalaman yang mendalam tentang bidang jurusan saya di Ilmu Perpustakaan.  Dalam komunitas ini, saya belajar tentang banyak hal, terutama bagaimana lulusan Ilmu Perpustakaan bisa terjun langsung ke masyarakat mengaplikasiakan hasil teori perkuliahan di kampus. Mulai dari pengolahan perpustakaan, bakti sosial, seminar dan bedah buku, diskusi keilmuan, pameran literasi, kunjungan perpustakaan dan lain sebagainya yang tak mungkin dapat  diceritakan satu per satu saking banyaknya. Saya bisa katakan dari sinilah saya mendapatkan beragam informasi tentang dunia perpustakaan selain di bangku perkuliahan. Pokoknya mah maknyos, hehe...

4.                  Komunitas GEMA Nahdhatul Wathan dan KM Nahdhatul Ulama’ UIN SUKA


Ke dua komunitas ini sebenarnya sama tapi berbeda, sama karena kedua komunitas ini berbasis ke Islaman ahlussunnah wal jama’ah, berbeda karena daerah asal organisasinya. Nahdhatul Ulama’ berdiri di tanah Jawa, sedangkan Nahdhatul Wathan berdiri di tanah Selaparang Lombok. Kalau dilihat dari sudut pandang terkenal tidaknya, Nahdhatul Ulama’ merupakan organisasi Islam terbesar di negeri ini, tapi Nahdhatul Wathan merupakan organisasi Islam terbesar di NTB. Nahdhatul Ulama’ orang NTB ya Nahdhatul Wathan, hehe... Tapi bukan itu pembahasannya Sob...
Pembahasan di sini bukan organisasi induknya melainkan komunitas para penganut dan pecinta kedua organisasi tersebut. Kegiatan kedua komunitas ini hampir sama. GEMA NW bukan organisasi pergerakan, namun lebih kepada sisi intelektualitas SDMnya, begitu halnya dengan KMNU UIN SUKA bukanlah komunitas pemuda Islam radikalis dan rasis, namun lebih kepada sisi basic keIslaman rahmatan lil ‘alamin. Kedua komunitas ini memiliki banyak kegiatan di antaranya, kajian keIslaman, diskusi tentang keilmuan dan keIslaman, bakti sosial dan lain sebagainya. Dalam sebuah komunitas itu juga ada rule atau aturan yang dibuat oleh tetuah komunitas dari komunitas tersebut.

Satu lagi, dengan bergabung di organisasi atau komunitas, kita bisa mendapatkan ilmu yang tidak ada di dalam kelas. Belajar itu bukan cuman datang, duduk sambil nguap-nguap dengerin guru atau dosen lagi nerangin pelajaran, terus pulang. Tapi yang terpenting itu ialah ilmu yang kita dapatkan bisa digunakan di luar dan syukur-syukur bermanfaat bagi orang lain. Percuma juga, berangkat pagi pulang malem kalau ilmunya aja udah terbang kebawa angin pas lagi menuju rumah. Cobalah rasakan sensasinya ikut organisasi atau komunitas, atau dua-duanya, mumpung masih muda dan masih diberi fisik yang kuat. Ya, iya lah capek, asal pahamin aja cara kerja tubuh kita sama ngatur waktunya, insyaAllaah bisa berjalan semestinya kok. Ingetin nih kata-kata yang satu ini,

“Jika engkau tidak sanggup menahan lelahnya belajar, maka kau harus sanggup menahan perihnya kebodohan.”
~Imam Syafi’i~

Jadi gimana ? Tertarik buat ngikutin tantangan masa muda ? Kalau udah merasakan efek positifnya, cerita-cerita ya sama yang lain !
Oke, itu aja sedikit penjelasan tentang organisasi ataupun komunitas.
Ditulis oleh rudyuin14.blogspot.co.id, Kamis, 10 Maret 2016 - Rating: 4.5
Judul : Be Creative With Organization
Deskripsi : Pada post kali ini, saya ingin membagi sedikit cerita terkait Organisasi dan Komunitas. Semoga bisa menjadi suatu inspiring insight untu...

Bagikan ke

Facebook Google+ Twitter

Belum ada komentar untuk "Be Creative With Organization"

Posting Komentar

Posting Lebih Baru
Posting Lama
Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Like & Share


Subscribe To Our Email Newsletter & Receive Updates Free

Aliansi

Clock

Blogroll

  • Akulturasi Budaya Sasak dengan Budaya Lain
    Budaya yang terdapat di pulau Lombok dengan beragam bentuk dan kegunaanya tidaklah ada dengan sendirinya. Berbagai proses akul...
  • Perpustakaan dan Informasi
    Perpustakaan merupakan tempat dimana ilmu pengetahuan berada di dalamnya dengan segala bahan pustaka yang ada serta memiliki nilai yang...
  • Refleksi Q.S Al-Alaq
    Pada kesempatan ini, perkenankanlah saya menyampaikan sedikit uraian mengenai pentingnya budaya membaca sebagai bahan refleksi diri akan ...
  • Perpustakaan, Sarana Pintar Buat Pintar
    Judul opini diatas, merupakan sebuah slogan Perpustakaan. Slogan tersebut sering kita lihat di berbagai media. Sarana pin...
  • Gubahan Budak Rantau
    Hay kawan, apa kabar liburan kalian ? Pastinya seru dong ya... Kali ini aku akan bercerita sedikit tentang perjumpaan ku dengan seorang k...
  • Ilmu Perpustakaan ???
    Apasih Ilmu Perpustakaan itu ? Kok tumben dengar Jurusan itu ! Perpustakaan kok perlu susah belajar pakai kuliah segala, gak kuliah juga bi...
  • Minat Baca
    Refleksi Perpustakaan dalam Program Gerakan Minat Baca Masyarakat. Abstak : Perpustakaan sebagai sarana yang tepat dalam penyebaran...
  • Softwere dan Hardwere
    Dalam kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai sistem komputer, sistem komputer merupakan suatu jaringan yang terdiri dari eleme...
  • Seruput malam bersama Pentas Tiga Bayangan Teater ESKA
    Kesenian tidak dapat dipisahkan dengan dunia informasi. Dua hal ini sangat berkaitan sekali, walaupun terkadang banyak di antara kita m...
  • Penerapan Teknologi Informasi di Perpustakaan
    Penerapan Teknologi Informasi di Perpustakaan Istilah teknologi informasi (TI), sering dijumpai baik dalam media grafik seperti surat...

About Me

rudyuin14.blogspot.co.id
Lihat profil lengkapku
Copyright © 2012 Sharing Knowledge and Information - All Rights Reserved
Design by Selandir Management Design - Powered by Blogger